Puji-Pujian Sebagai Sarana Dalam Pelayanan Okultisme Pada Persekutuan Doa Getsemani Makassar

Krisla Riski Nibaely

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 5 pages)

Abstrak

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui jenis dan bentuk puji-pujian yang dapat digunakan sebagai sarana dalam pelayanan okultisme serta mengetahui sejauh mana peran, fungsi dan pengaruh puji-pujian dalam sebuah pelayanan okultisme. Adapun hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, puji-pujian yang merupakan bagian dari musik adalah anugerah Allah kepada manusia secara khusus kita sebagai umat tebusan-Nya, di mana kita dapat menggunakan anugerah tersebut untuk memuliakan dan menyembah Allah dalam roh dan kebenaran. Kedua, puji-pujian dapat digunakan dan dapat dijadikan sarana dalam pelayanan, secara khusus pelayanan okultisme karena Allah kita adalah Allah yang sangat menyenangi puji-pujian. Ketiga, puji-pujian yang kita sampaikan kepada Allah pada saat melakukan pelayanan okultisme harus benar-benar disampaikan dengan iman yang sungguh kepada-Nya bahwa Ia bertahta dan bersemayam di atas puji-pujian serta Ia berkuasa atas puji-pujian yang kita sampaikan. Keempat, tidak ada puji-pujian tertentu yang digunakan dalam pelayanan okultisme. Semua jenis dan bentuk puji-pujian dapat digunakan dalam pelayanan okultisme. Yang harus diperhatikan adalah sikap hati kita saat memuji dan melayani Tuhan. Kelima, sebagai pelayan Allah, kita harus hidup sesuai dengan segala sesuatu yang Allah kehendaki dalam hidup kita.

Metrik

  • 185 kali dilihat
  • 391 kali diunduh

Penerbit

Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

Sekolah Tinggi Theologia Jaffray (STT Jaffray) merupakan perguruan tinggi teologi yang terdapat d... tampilkan semua