Perbuatan Baik Menurut Pandangan Rasul Paulus Berdasarkan Galatia 6:1-10 dan Implikasi dalam Kehidupan Orang Kristen Masa Kini

Alau Lagun

Abstrak

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui perbuatan baik menurut pandangan rasul Paulus berdasarkan Galatia 6:1-10 dan untuk menjelaskan implikasi dari perbuatan baik menurut pandangan rasul Paulus bagi kehidupan orang Kristen masa kini. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, orang percaya adalah pemberita Firman Tuhan. Di mana sebagai pemberita Firman, setiap orang percaya harus memimpin setiap orang yang imannya lemah menujuh kejalan yang benar agar mereka mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat. Kedua, sebagai orang percaya perbuatan baik tidak terlepas dari kehiduan yang menanggung beban sesama, artinya setiap orang yang percaya harus peduli kepada sesamanya, dan tidak membiarkan mereka masuk lebih dalam lagi dalam masalah mereka. Ketiga, sebagai orang yang percaya harus selalu menguji akan pekerjaan atau dengan kata lain pelayanan yang dilakukan. Artinya selalu mengintrospeksi akan apa yang dilakukan supaya agar dia tahu apakah yang dilakukan itu untuk Tuhan atau sudah mulai melenceng untuk diri sendiri. Keempat, tidak terlepas dari perbuatan baik yang dimaksudkan oleh Paulus makas setiap orang percaya bukan hanya berbuat baik kepada sesama dalam hal ini orang percaya yang lain, tetapi terhadap semua orang di mana mereka adalah milik Tuhan. Kelima, orang percaya harus tetap melakukan perbuatan baik yang di dasarkan kepada kasih Kristus, di mana ini bukan untuk kesombongan diri tetapi menjadi alat untuk memancarkan karater Kristus kepada orang yang lemah rohaninya.

Metrik

  • 204 kali dilihat
  • 173 kali diunduh

Penerbit

Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

Sekolah Tinggi Theologia Jaffray (STT Jaffray) merupakan perguruan tinggi teologi yang terdapat d... tampilkan semua